“Team Intisar Sanatama” dari Universitas Islam Indonesia (UII) telah dinobatkan sebagai Juara MonsoonSIM Enterprise Resource Management Competition (MERMC) 2020, kemudian juara kedua MERMC adalah tim “BioHaZarD” dari Singapore University of Social Sciences dan tim “Justneko” dari Universiti Sains Malaysia mencetak tempat ke-3.

Universitas Islam Indonesia Memenangkan Ajang International Cloud Based Business Competition
Universitas Islam Indonesia (UII) Telah Memenangkan Ajang International Cloud Based Business Competition

Dalam kompetisi tahunan keenam ini, sebanyak 3.500 mahasiswa dari Amerika Serikat, Filipina, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Australia ikut berkompetisi sepanjang tahun, dimana proses selama setahun melibatkan kompetisi tingkat kampus, diikuti oleh kompetisi tingkat regional dan negara. Setelah final nasional, ada 50 tim yang mewakili negaranya di final internasional yang dilakukan melalui Zoom. Total hadiah yang dikumpulkan sekitar SGD 10.000,-.

Kompetisi ini melibatkan tim beranggotakan 5 orang yang mencoba untuk menelaah iklim bisnis yang tidak terduga termasuk simulasi krisis keuangan. Siswa bersaing satu sama lain untuk mendapatkan target KPI bisnis tertinggi yang ditetapkan untuk pengujian akhir kompetisi, dimana KPI utama termasuk mengelola laba bersih, kas, efisiensi, dan pengembalian aset.

“Ini adalah persaingan bisnis pertama di dunia dengan skala dan kerumitan yang dilakukan secara daring. Ada begitu banyak energi dan pemikiran kritis yang terlibat dalam kompetisi ini. ” tutur Sidharta Gunawan – Direktur Program kompetisi MonsoonSIM.

Tentang MonsoonSIM

MonsoonSIM adalah sebuah lembaga yang berbasis di Perth, pembelajaran berdasarkan pengalaman, platform berbasis cloud untuk studi bisnis. Ini mengajarkan berbagai konsep bisnis yang diajarkan di pendidikan tinggi, misalnya Ritel, Keuangan, Pemasaran, Manufaktur, Sumber Daya Manusia, Manajemen Aset, Partai Besar dan Akuntansi dan Krisis Keuangan.

MonsoonSIM memungkinkan peserta untuk “Mempelajari Proses Bisnis secara Horizontal” dengan cara yang berkembang, mulai dari konsep yang sangat sederhana seperti penjualan ritel kemudian perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih rumit seiring dengan pertumbuhan perusahaan virtual.