Bagi para pencinta gunung, Merbabu adalah adalah salah satu destinasi favorit para pendaki. Terletak di tiga kabupaten, pendaki bisa menikmati keindahan puncaknya melalui jalur Selo di Kabupaten Boyolali, jalur Suwanting dan Wekas di Kabupaten Magelang, dan jalur Kopeng Cunthel dan Kopeng Thekelan di Kabupaten Semarang.

Pesona Merbabu, Gunung Primadona di Jawa Tengah
Tim Pecinta Gunung – Pesantren BIK

Bagi para pencinta gunung, Merbabu adalah adalah salah satu destinasi favorit para pendaki. Terletak di tiga kabupaten, pendaki bisa menikmati keindahan puncaknya melalui jalur Selo di Kabupaten Boyolali, jalur Suwanting dan Wekas di Kabupaten Magelang, dan jalur Kopeng Cunthel dan Kopeng Thekelan di Kabupaten Semarang. Semua jalur ini sangat mudah diakses dari manapun sehingga memudahkan para pendaki untuk menuju tempat awal pendakian.

Di kalangan pendaki, jalur Selo termasuk jalur yang agak mudah dilalui karena terbilang banyak memiliki area landai meski memanjang. Hanya saja di jalur ini tidak ditemui sumber mata air sehingga mengharuskan para pendaki untuk membawa bekal air yang mencukupi, apalagi bila pendakian dilakukan di musim panas.

Jalur Pendakian Selo Boyolali Jawa Tengah
Tim Pecinta Gunung – Pesantren BIK

Jalur Pendakian Selo.

Untuk pendakian dari jalur Selo, jika pendaki menggunakan kereta api maka dari Stasiun Solo Jebres bisa melanjutkan perjalannya menuju base camp Selo dengan naik kendaraan umum atau carteran kurang lebih 2 jam, jalur pendakian Selo sendiri merupakan favorit bagi para pendaki Gunung Merbabu yang terletak di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali – Jawa Tengah.

Basecamp Padhe Nardi Selo Gunung Merbabu
Basecamp Padhe Nardi, Kabupaten Boyolali – Jawa Tengah

Basecamp Pakdhe Nardi.

Sampai di Selo pendaki tak usah kuatir dimana akan beristirahat atau menginap saking banyaknya rumah-rumah penduduk yang disulap menjadi basecamp pendaki. Di antara rumah base camp disana ada 1 yang sangat familiar di kalangan pendaki yaitu Basecamp Pakdhe Nardi. Dengan ruangan utama bentuk pendopo kayu bernuansa khas rumah-rumah Jawa, pendaki bisa rehat sejenak mengumpulkan tenaga buat pendakian. Di Basecamp Pakdhe Nardi ini pendaki juga tak perlu risau dengan makanan. Pemiliknya, yaitu Pakdhe Nardi menyediakan menu dari gerobak sotonya dengan harga yang sangat murah meriah. Dan status beliau sebagai tokoh masyarakat setempat seringkali mendapatkan kiriman makanan dan dibagi-bagi kepada para pendaki yang menginap di basecampnya.

Baca juga:  Jamuan Gelap Yang Dikagumi Allah Azza Wa Jalla
Puncak Kentengsongo Taman Nasional Gunung Merbabu Indonesia
Puncak Kentengsongo di Gunung Merbabu – Jawa Tengah

Memulai Pendakian.

Memulai pendakian maka semua pendaki harus mendaftarkan diri ke Pos Pendakian untuk mendapatkan Simaksi, surat izin masuk kawasan konservasi. Di awal pendakian maka pendaki langsung disuguhi dengan trek yang sangat panjang berdebu, menanjak dan melelahkan menuju Pos 1 Dok Malang. Dan memang menuju Pos 1 adalah trek yang paling panjang. Disinilah biasanya mental pendaki khususnya pemula diuji pertama kali. Tapi bila pendaki sudah sampai ke Pos 1 biasanya mentalnya mulai menguat, dan pasti ingin lanjut ke Pos 2 Pandean. Dari Pos 1 ke Pos 2 trek yang dilalui pendaki tak jauh berbeda. Tapi bila sudah sampai ke Pos 3 Watu Tulis mulailah Merbabu menunjukkan kecantikannya. Pendaki sudah mulai dipesonakan keindahan hamparan area-area terbuka penuh rumput, pohon pinus dan edelweis dengan pemandangan Gunung Merapi yang selalu mengepulkan asap kawahnya. Menuju Pos 4 Sabana 1 pemandangan makin menggairahkan. Hamparan sabana makin memesosa mata. Disini pendaki bisa mendirikan tenda untuk melanjutkan summit di puncak Kenteng Songo dan Puncak Syarif. Atau bisa juga pendaki mendirikan tenda di Pos 5 Sabana 2 dengan pemandangan yang pastinya akan jauh lebih cantik. Bila pendaki memutuskan tidak menikmati suasana terbit matahari di puncak, maka di Sabana 2 pun tak kalah indahnya, dan memang sebagian pendaki juga lebih menikmati suasana matahari terbit di Pos Sabana 2. Serasa menjejak kaki di hamparan rumput di atas awan dengan semburat cahaya emas matahari. Sangat menakjubkan. Sungguh menikmati puncak Merbabu dengan iringan tasbih kepada Allah Sang Pencipta akan menciptakan suasana tunduk dan kerendahan diri dan jiwa manusia di hadapan ciptaan Sang Maha Kuasa.