"Inisiatif tersebut bertujuan untuk mengurangi efek finansial dan ekonomi dari pandemi Covid-19 di seluruh sektor dalam memberikan dukungan untuk haji dan umroh," kata SPA.

Raja Saudi Menyetujui Dukungan Untuk Para Operator Haji Setelah Covid-19
Para Jama’ah Menjaga Jarak Selama Melakukan Tawaf

Raja Arab Saudi Salman menyetujui serangkaian inisiatif yang bertujuan membantu perusahaan dan individu yang beroperasi dalam mendukung para operator penyelenggara haji dan umroh, Kantor berita negara Saudi Press Agency (SPA) mengatakan pada Senin malam.

Hal ini termasuk pembebasan fasilitas akomodasi dari biaya tahunan untuk izin kegiatan komersial di kota Mekah dan Madinah, tempat dimana penyelenggaraan haji dan umrah berlangsung.

Fasilitas yang bekerja di sektor tersebut juga akan dibebaskan dari biaya pekerja asing selama enam bulan, dan dapat memperbarui izin Kementerian Pariwisata untuk fasilitas akomodasi gratis di dua kota suci selama satu tahun, yang dapat diperpanjang.

“Untuk ekspatriat yang bekerja dalam kegiatan yang berkaitan dengan haji dan umroh, penagihan biaya perpanjangan tinggal akan ditunda selama enam bulan, asalkan jumlahnya dibayar dengan cicilan selama setahun,” kata SPA.

Izin bus yang beroperasi di fasilitas pengangkutan jama’ah akan tetap berlaku tanpa biaya selama satu tahun, dan pemungutan bea cukai untuk bus baru akan ditunda untuk musim haji mendatang selama tiga bulan. Mereka akan diangsur selama empat bulan sejak tanggal jatuh tempo.