Tepat pada hari Jum’at, 12 Februari 2021 telah di buka Ayam Bakar Mas Sabar yang berlokasi di Jl. Letjen Suprapto (Setu-Bantargebang) No. 29 Desa Cijengkol Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Acara pembukaan dilakukan oleh KH. Uus Mauludin, MA secara sederhana setelah Shalat Jum’at.

Ayam Bakar Mas Sabar Tempat Nongkrong Asyik Bagi
Pengujung Ayam Bakar Mas Sabar

Menurut pemiliknya, warung tersebut diberi nama “Ayam Bakar Mas Sabar” karena dua hal.

Pertama nama tersebut merujuk pada menu unggulan bisnis kuliner yang baru diresmikan yaitu menu ayam bakar. Tentu ada banyak menu lain, namun ayam bakar adalah menu utama yang diandalkan untuk menjadi semacam trademark-nya.

Kedua, Mas Sabar, merujuk langsung pada nama owner atau pemilik dari binis kuliner ini. Tak hanya menjadi pemilik, pria asli Sragen Jawa Tengah ini juga turun langsung dalam meracik menu dan memenej usaha baru ini. Karena baru berupa rintisan segela sesuatunya masih ia kelola sendiri dengan dibantu anggota keluarga yang lain.

Orang-orang yang kenal dekat dengan pemilik usaha Ayam Bakar ini, sebenarnya lebih akrab menyebut nama beliau dengan panggilan Pak Sabar dan sebagian yang lain menyebutnya dengan Ustadz Sabar. Tak berlebihan dan jangan kaget, karena sesungguhnya Pak Sabar selama ini lebih dikenal oleh kalangan dekatnya sebagai sosok pendidik dan aktivis dakwah.

Tak sekedar menjadi guru atau ustadz, Pak Sabar bahkan menjadi Kepala Sekolah dan dosen di beberapa lembaga pendidikan di kawasan Bekasi. Karenanya, langkah Pak Sabar untuk terjun langsung ke bisnis kuliner mungkin mengejutkan.

Itu pula yang dirasakan oleh KH. Uus Mauludin, sehingga dalam sambutan launching tersebut beliau mengutarakan keheranannya: “Saya baru tahu juga ternyata dibalik suksesnya Pak Sabar bergelut dengan dunia pendidikan, ternyata beliau juga diantara orang-orang yang sudah sangat lama bergelut di dunia kuliner. Silahkan cobain sendiri bagaimana rasanya.”

Kepada Al-Bashir Pak Sabar juga menuturkan bahwa usaha kuliner yang kini ia seriusi sesungguhnya bukan hal baru dalam rentang kehidupannya. Semenjak tamat pendidikan SMA-nya, sembari kuliah sesungguhnya Pak Sabar telah terjun dalam bisnis kuliner. Ia mengawalinya dengan bekerja di Rumah Makan yang sangat terkenal pada awal era 2000-an di kawasan jalan Pemuda Jakarta Pusat.

Baca juga:  Siapakah Sarah Al Amiri Ilmuwan 33 Tahun Yang Memimpin Misi Luar Angkasa Harapan UEA
Pengujung Ayam Bakar Mas Sabar
Pengujung Ayam Bakar Mas Sabar

Pengalaman yang panjang terlibat bisnis kuliner inilah yang menjadi modal penting Pak Sabar untuk memberanikan diri membuka usaha Ayam Bakar Mas Sabar. Dengan langkahnya ini Pak Sabar layak menyandang gelar “Teacherpreunership” pendidik yang juga seorang entrepeunership. Semoga langkah beliau mampu menginspirasi para guru dan asatidz yang lain.

Menu yang ditawarkan dalam warung makan ini adalah ayam bakar (sebagai menu utama), ayam goreng, ayam geprek, dan ayam penyet. Berdasarkan bincang-bincang dengan pelanggan yang sedang menikmati hidangannya, cita rasa ayam bakarnya sangat terasa. Dagingnya sangat empuk dan sambelnya mantap dan pas dilidah. Pelanggan yang lain, Pak Ari menyebutkan bahwa ayam bakar Mas Sabar rasanya juara dan sambelnya juga juara, pokoknya uenak tenan.

Warung makan ini juga sangat cocok untuk ngopi bareng dan berdiskusi santai. Tersedia lesehan dan tempat parkir yang memadai sehingga pengunjung merasa betah dan nyaman di lokasi. Apalagi bagi para aktivis dakwah, mubalig, penggiat pendidikan, pebisnis dan lainnya bisa memanfaatkan warung ini untuk berdiskusi dan meeting bersama.

Mau pesan makanan untuk acara hajatan, katering, acara pengajian, seminar dan sebagainya bisa langsung memesan ke nomor telephone 0895-3313-89867. Makanan sisp diantar sampai tujuan.